Archive for the 'Keseharian' Category

Akhir Ramadhan

Sebentar lagi Ramadhan berakhir …

Waktunya ibadah ditingkatkan.

Sedih karena waktu yang tersisa tidaklah banyak. Ramadhan depan belum tentu juga bertemu. Ramadhan kali ini juga spesial karena saya ikutan shaum Ramadhan lagi. Mungkinkah bertemu dengan Ramadhan lain kali? Mungkinkah saya shaum Ramadhan lagi? Hiks …

Reuni Emas SMUNDEL Jakarta

Pagi ini setelah saya mengetikkan tugas kuliah mertua, saya mengecek email. Ada beberapa email dari Eteh. Isinya informasi seputar reuni emas SMU kami. Kebetulan, saya dan seluruh kakak saya sekolah di SMU yang sama, SMUN 8 Jakarta. Bahkan, kedua kakak ipar saya juga alumni SMUN 8 Jakarta. Kebetulan, Eteh jadi koordinator angkatan 90. Kalau saya sih, jadi penggembira angkatan 98. Males ah jadi panitia atau koordinator angkatan. Lagian, cukup ada Eteh, informasi reuni pasti tersampaikan ke saya. Hehe.

Sebenarnya informasi seputar reuni emas ini bisa dilihat di situsnya atau di situs alumninya. Tapi, berhubung saya sedang malas pagi ini, saya sekedar lihat-lihat itupun sekilas saja. Hehe.

Acara reuninya masih 2 bulan lagi, tanggal 23 November nanti. Tempatnya di Panti Prajurit Balai Sudirman. Hmm, tempatnya tidak jauh dari rumah di Jakarta. Untuk acaranya saya tinggal barengan sekeluarga, sama Eteh-Mas Mukti (suami Eteh)-Akang. Kalau Teh Fifi sih pasti sama suaminya datang ke acara itu. Cuma, saya bingung nih, kalau suami saya kan bukan alumni SMUN 8 Jakarta, boleh datang ga ya? Terus, kalau ga datang, siapa donk yang jagain anak-anak saya? Anak-anak saya kan aktif, jadi ga mungkin ga dijagain. Tapi, tega juga kalau minta suami ikutan datang cuma buat jadi babysitter sementara saya having fun pas reuni. Hehe …

Untuk reuni ini, saya usahakan datang. Masih 2 bulan lagi, hari Ahad pula. Insya Allah belum ada acara. Cuma, jika ada acara mendesak, misal ada festival game di ITB, mau persiapan sidang tesis, atau sesuatu yang urgent ataupun mendadak, berarti saya tidak bisa datang. Senang juga nih mau ada reuni emas. Kapan lagi bisa kumpul sama alumni yang lain terus silaturahim rame-rame gini? Lagian, reuni emas kan cuma sekali sementara reuni akbar kan bisa kapan aja. Tul, ga?

Imunisasi Yuk

Belakangan sering terlihat iklan layanan masyarakat di TV tentang LILLima Imunisasi dasar Lengkap. Iklannya menurut saya cukup bagus. Plus ada scene di mana sang ibu dan ayah membawa bayi mereka imunisasi di Posyandu, yang dikatakan imunisasi gratis. Iklan yang bagus, informasinya bagus.

Saya jadi diingatkan untuk kontrol dan imunisasi Rahma. Jadwal imunisasinya bergeser karena pernah terlambat dari jadwal imunisasi. Tapi, jadwal imunisasinya juga berubah karena pindah-pindah DSA. Hmm .. bukan contoh yang baik. “Maafin Ummi ya, Nak.”

Anyway, untuk yang perlu jadwal imunisasi bisa diambil di sini.

Bosan .. Mau Apa Ya?

Saya butuh istirahat (baca : refreshing) setelah selesai menulis pemodelan deformable object menggunakan mass spring system. Tapi, malah mampir ke blog yang sepi pengunjung ini. Biasa, kangen blogging sekalian ganti header image dengan yang lebih cerah.

Kepala saya sakit, pusing, dan terasa panas. Saya pikir mungkin kalau komputer itu hidup, rasanya seperti ini kali kalau komputer itu dipaksa kerja terus tanpa jeda. Hehe. Saya mencoba tidur tapi malah membangunkan Rahma lagipula sudah terlalu sore. Saya mau nonton TV, acaranya kurang bermutu. Saya mau keluar rumah jalan-jalan, sekitar 2 jam lagi sudah berbuka puasa. Bosan tapi mau ngapain ya?

Suami juga lagi bosan dari pagi sudah mengajak saya jalan-jalan. Tapi, urusan saya baru selesai pkl. 15.00 tadi. Soo .. gimana donk?

Ah, sudah shalat ashar, mandiin Rahma, gantian saya yang mandi, bangunin Zahra terus mandiin Zahra. Udah pada cantik semua, siapin semua peralatan jalan-jalan. Nanti, buka puasanya di rumah aja, terus shalat maghrib, makan, baru deh jalan-jalannya. Mau ke mana ya? Eh, ternyata .. jalan-jalannya ke Gramedia juga. Dikira mau jalan-jalan ke mana …

Berita Duka

Pagi tadi saya ditelepon Eteh, kakak pertama saya. Saya pikir pasti ada sesuatu, tumben-tumbenan telepon saya pagi-pagi. Ternyata …

Sepupu saya, Yanti, meninggal dunia dini hari tadi. Berhubung saya sedang di Bogor, saya diminta untuk takziah ke rumah keluarganya. Saya tidak tahu pasti rumahnya di mana, jadi Eteh mengajak saya pergi takziah bersama. Sayangnya saya tidak bisa cepat ke sana, selain tidak tahu tujuan, juga karena mesti mengajak keluarga, dan menunggu Eteh selesai kerja. Insya Allah kalau sudah siap, saya takziah ke Jakarta.

Kemudian, berita duka yang disampaikan Iffah muncul di milis kuliah,

Setelah minggu lalu menjalani operasi otak dan sempat koma saat dirawat di ruang ICU Borromeus, pagi tadi istri tercinta dari bapak Tunggal Mardiono berpulang ke sisi penciptanya.

Inna lillahi wa inna ilaihi raaji’un.

Istri dari dosen saya, Pak Tunggal, meninggal tadi pagi. Entah sakit apa. Sayang, saya tidak bisa takziah ke sana. Saya baru tadi malam menyampaikan ke suami tentang romantisme kisah perkenalan dan pernikahan Pak Tunggal dan istrinya. Ah, rasanya sedih sekali mendengar kabar ini. Pak Tunggal yang kebapakan, yang sering menggendong anak saya, hari ini kehilangan pasangan hidupnya.

Beberapa hari yang lalu, berita duka juga menghampiri teman kuliah saya. Dia kehilangan ibu tercintanya. Teman saya yang selalu ceria dan penuh semangat, ternyata duka menjelangnya. Meski terlihat baik-baik saja, mungkinkah sedih di hatinya mereda?

Yang saya bisa lakukan adalah mendoakan yang pergi dan yang ditinggalkan.

Allahummaghfirlahaa warhamhaa wa’afihaa wa’fu anhaa.
Allahumma laa tahrimnaa ajrahaa walaa taftinnaa ba’dahaa waghfirlanaa wa lahaa.

Aamiin.

Hibernasi Dulu

Hari ini saya mau hibernasi dulu dari aktivitas blogging. Eh, kok malah pengumuman di blog? Ya, biar semua tahu aja, hehe.

Saya mau meneruskan pembahasan teori yang akan digunakan dalam tesis. Saya sebenarnya masih bingung tapi tetap donk saya mencoba memahami sambil diketik. Biar ga terlalu banyak waktu yang terlewat. Doakan saya ya, semoga lancar nih.

Overload

Duh, pusing saya …

Terlalu banyak isi kepala saya. Campur aduk isinya, ada tulisan untuk blog, macam-macam tentang tesis (bahan, tulisan, algoritma, skenario). Jadinya saya malah asyik blogging. Hehe.

Tesis untuk sementara diendapkan dulu. Insya Allah setelah buka puasa nanti saya lanjutkan. Sekarang waktunya beristirahat, ashar, mandi, cari bahan lagi, browsing, plus blogging lagi, hehe.

Gembira Browsing

Belakangan tulisan saya banyak ya. Hehe, iya lah, saya punya waktu luang cukup untuk sekedar browsing. Saya ga perlu urus beberes rumah, cucian, masak selama numpang di mertua tersayang. Sebenarnya saya buka internet bukan sekedar blogging, blogwalking, tapi juga browsing bahan untuk tesis. Tesis? Iya, saya kan masih jadi mahasiswa S2 Teknik Elektro di ITB. Semester ini saya cuma ambil SKS tesis dan GPU Programming. Kedua mata kuliah itu tidak ada kuliah di kelas, jadi saya berstatus remote worker (di luar Bandung) beberapa saat. Hehe.

Ngomong-ngomong urusan browsing. Saya seringkali kesulitan mencari bahan yang pas untuk dipelajari (diunduh, dibaca, dipahami) seputar materi tesis. Bukan karena tidak ada. Tapi, karena bahannya begitu banyak. Sebenarnya bukan itu saja, tapi sifat saya yang gampang tertarik dengan sesuatu yang baru juga membuat saya sering tidak bisa menentukan pilihan bahan. Contohnya tadi pagi, begitu melihat ada link untuk physically based modelling and interactive simulation course, saya langsung gembira! Sekedar menatapi urutan dan detil tiap materi, membuat hati ini senang. Wah, semua bahan yang saya butuhkan dijelaskan di kuliah ini! Sebenarnya masih ada link lain untuk interactive physically based simulation. Tapi, di link kuliah itu ada materi untuk sound modelling! Kebetulan, produk tesis saya kan simulator, jadi pas banget deh!

Buat saya, dunia real time physically-based simulator ini adalah baru. Menarik, jelas. Tantangannya cuma di semangat belajar dan mencoba. Alhamdulillah, kalau untuk hardware (PC yang high-end) insya Allah sudah tersedia. Tinggal semangat saya nih yang harus dijaga tetap tinggi.

Backup HDD

Tahun lalu, ada HDD eksternal yang selalu jadi tempat penyimpanan backup data-data dari komputer-komputer saya dan suami. HDD eksternal itu akhir tahun lalu jatuh tersenggol oleh suami. HDD eksternal itupun tamat riwayatnya. Suami yang penasaran ingin mengakses data penting di dalamnya malah membuka casingnya dan mencoba untuk membaca data di HDD itu, tapi gagal total.

Sekarang, laptop yang kecil mau ditinggal lagi di Bogor untuk keperluan ibu mertua. Laptop kecil itu punya spesifikasi khusus untuk mengetik dan tidak terlalu pas untuk pekerjaan berat seperti programming. Tapi, saya sudah terlanjur menggunakannya untuk keperluan kuliah S2 saya. Jadilah, saya harus memindahkan semua isi data yang ada di laptop itu ke laptop yang besar.

Cara pemindahan datanya tentu ga bisa pakai CD karena datanya banyak sekali, butuh puluhan CD untuk backup saja. Tekor uang donk, belum juga capek bolak-balik masukin dan keluarin CD ke CD writer di laptop kecil. Tidak bisa pakai DVD karena DVD-RW di laptop besar sedang error dan saya tidak punya DVD writer lainnya. Tidak bisa pakai HDD eksternal karena belum punya pengganti HDD eksternal yang rusak. Dan jelas, ga mungkin pakai flash disk!

Jadi, bagaimana pindahan data? Copy paste each folder via LAN. Haha .. kebayang donk, segitu banyak data dipindah lewat jaringan. Lewat jaringan sering hilang koneksinya .. udah lama nunggu .. eh, gagal juga. Hehe. Emang kudu sabar kalau udah kayak gini.

Tapi, saya memang sudah PERLU banget HDD eksternal. Backup data di komputer adalah salah satu hal penting yang mesti rutin dilakukan bagi para pemilik komputer. Jangan salahkan PLN yang punya layanan listrik byar-pet melulu yang buat alat elektronik cepat rusak. Tapi, salahkan diri sendiri jika data hilang karena tidak pernah membackup data.

Hehe, kejam ya? Ya, gimana. Resiko mesti ditanggun sendiri donk. Apalagi kalau di komputer ada data pekerjaan, kuliah, tesis. Mesti sering dibackup, tuh. Kalau data untuk tulisan-tulisan curhat untuk blog yang hilang, kesal sih kesal, tapi kan ga sampai buat orang stres, kan?

Keranjingan Ngeblog

Barusan saya bertanya ke suami tentang aplikasi di Facebook. Maklum, masih newbie di Facebook. Hehe.

Tapi, komentarnya pedes juga, “Ummi keranjingan ngeblog nih!”

Masa ya? Perasaan ga keranjingan tuh. Kalau keranjingan pasti tiap hari ditongkrongin blog ini tiap ada waktu luang. Tapi, saya kan jarang menulis di blog ini. Sekalinya menulis di blog, langsung deh keluar banyak tulisannya. Hehe …

Suami protes kayaknya karena dia juga dicuekin sama saya. Lagian, siapa suruh duluan cuek ke saya? Sekalinya saya yang cuek, dia protes.

Next Page »